MIMPI YANG TAK TERENCANA
Judul : 9 Summers 10 Autumns
Dari Kota Apel ke The
Big Apple
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2011
Penulis : Iwan Setyawan
Mimpi,
merupakan sebuah cita-cita yang harus digapai. Walau hanya sebuah angan-angan, tapi
dengan mimpi ini kita terdorong untuk meraihnya. Banyak sekali hambatan dan
rintangan yang harus kita hadapi untuk mewujudkan mimpi kita. Tak sedikit
kegagalan yang harus kita terima dengan lapang dada.
Tak sedikit tenaga yang harus kita keluarkan, tak sedikit pengorbanan dari pihak lain dalam perjuangan kita meraih mimpi. Yang pasti, ini semua telah suratan Tuhan, jika Tuhan tidak menghendaki kita meraih mimpi tersebut apa gunanya kita berusaha. Apa mimpimu? Raihlah dengan kekuatan kecilmu itu!
Tak sedikit tenaga yang harus kita keluarkan, tak sedikit pengorbanan dari pihak lain dalam perjuangan kita meraih mimpi. Yang pasti, ini semua telah suratan Tuhan, jika Tuhan tidak menghendaki kita meraih mimpi tersebut apa gunanya kita berusaha. Apa mimpimu? Raihlah dengan kekuatan kecilmu itu!
Buku
yang memiliki tebal 221 halaman ini telah mengisahkan perjuangan Iwan dan
saudara-saudaranya dalam menggapai mimpi mereka. Ayah Iwan hanyalah tukang
sopir truck yang gajinya tak seberapa. Ayah Iwan juga tak lulus SMP. Mereka
tunggal di rumah kecil berukuran 6x7m dengan ruangan terbesarnya berukuran
2x4,5m. Terbayang seberapa sederhananya mereka.
Pendidikanlah
yang mengubah keluarga kecil ini menjadi keluarga besar yang penuh dengan
kehormatan.
Iwan
adalah laki-laki yang sangat tangguh, ulet, rajin dan selalu bekerja keras.
Empat saudara Iwanlah yang menjadi teladannya. Masa-masa kecil yang tak ada
warna-warni indahnya kehidupan. Iwan kecil selalu menghabiskan waktunya untuk
membaca buku-buku pelajaran, ia ingin menjadi kakak-kakaknya yang telah meraih
sukses dengan pendidikan. Ia adalah anak yang sedikit nakal pada masa kecilnya.
Iwan hanya bermipi untuk sekadar mempunyai kamar sendiri.
Setelah
ia berkelana kesana-kemari, dari kutub utara sampai selatan, ia mendapatkan
teman-teman yang sangat mengispirasi baginya. Sedikit demi sedikit
kedewasaannya mulai tampak. Dia lah Iwan, anak sopir truck yang kini bekerja di
New York.
Perjuangan
yang tak mudah bagi seorang Iwan. Setelah belajar setengah mati untuk
mendapatkan beasiswa. Akhirnya Iwan bisa kuliah di IPB Bogor. Siapa sangka anak
sopir truck bias sejajar dengan anak guru, anak dokter, dll. Singkat cerita dia
bisa menjadi mahasiswa lulusan terbaik. Ia melamar pekerjaan dibeberapa
perusahaan, tak sedikit yang menolaknya. Sampai akhirnya dia mulai bekerja di kantor
Nielsen, Jakarta. Ia mempunyai tekad yang kuat untuk menyelesaikan tugas yang
diberikan kepadanya sebelum waktunya tiba.
Bagaimanakah
kisah Iwan selanjutnya? Bagaimana mungkin anak sopir truck bisa bekerja di New
York, Amerika?
Buku
ini membuktikan betapa besarnya efek pendidikan dengan kehidupan. Buku yang
sangat menarik dibaca untuk kalangan muda. Buku dengan alur maju dan mundur ini
susah sekali untuk menebak kisah apa yang terjadi selanjutnya. Kita harus
membacanya dari awal hingga akhir untuk mengerti cerita inspiratif Iwan
tersebut.
Buku
yang memadukan antara bahasa Indonesia, jawa dan inggris ini juga menjadi
kelebihan buku ini. Tapi bagi siswa SMP sepertiku, sepertinya sedikit sulit
memahami kalimat-kalimat yang menggunakan bahasa inggris, karena banyak vocab
yang belum aku mengerti.


0 komentar:
Post a Comment