Monday, March 4, 2013

Resensi buku (Sinopsis Novel 9 Summer 10 Autumns)

MIMPI YANG TAK TERENCANA



Judul               : 9 Summers 10 Autumns
                          Dari Kota Apel ke The Big Apple
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun              : 2011
Penulis             : Iwan Setyawan



Mimpi, merupakan sebuah cita-cita yang harus digapai. Walau hanya sebuah angan-angan, tapi dengan mimpi ini kita terdorong untuk meraihnya. Banyak sekali hambatan dan rintangan yang harus kita hadapi untuk mewujudkan mimpi kita. Tak sedikit kegagalan yang harus kita terima dengan lapang dada.
Tak sedikit tenaga yang harus kita keluarkan, tak sedikit pengorbanan dari pihak lain dalam perjuangan kita meraih mimpi. Yang pasti, ini semua telah suratan Tuhan, jika Tuhan tidak menghendaki kita meraih mimpi tersebut apa gunanya kita berusaha. Apa mimpimu? Raihlah dengan kekuatan kecilmu itu!
Buku yang memiliki tebal 221 halaman ini telah mengisahkan perjuangan Iwan dan saudara-saudaranya dalam menggapai mimpi mereka. Ayah Iwan hanyalah tukang sopir truck yang gajinya tak seberapa. Ayah Iwan juga tak lulus SMP. Mereka tunggal di rumah kecil berukuran 6x7m dengan ruangan terbesarnya berukuran 2x4,5m. Terbayang seberapa sederhananya mereka.
Pendidikanlah yang mengubah keluarga kecil ini menjadi keluarga besar yang penuh dengan kehormatan.
Iwan adalah laki-laki yang sangat tangguh, ulet, rajin dan selalu bekerja keras. Empat saudara Iwanlah yang menjadi teladannya. Masa-masa kecil yang tak ada warna-warni indahnya kehidupan. Iwan kecil selalu menghabiskan waktunya untuk membaca buku-buku pelajaran, ia ingin menjadi kakak-kakaknya yang telah meraih sukses dengan pendidikan. Ia adalah anak yang sedikit nakal pada masa kecilnya. Iwan hanya bermipi untuk sekadar mempunyai kamar sendiri.
Setelah ia berkelana kesana-kemari, dari kutub utara sampai selatan, ia mendapatkan teman-teman yang sangat mengispirasi baginya. Sedikit demi sedikit kedewasaannya mulai tampak. Dia lah Iwan, anak sopir truck yang kini bekerja di New York.
Perjuangan yang tak mudah bagi seorang Iwan. Setelah belajar setengah mati untuk mendapatkan beasiswa. Akhirnya Iwan bisa kuliah di IPB Bogor. Siapa sangka anak sopir truck bias sejajar dengan anak guru, anak dokter, dll. Singkat cerita dia bisa menjadi mahasiswa lulusan terbaik. Ia melamar pekerjaan dibeberapa perusahaan, tak sedikit yang menolaknya. Sampai akhirnya dia mulai bekerja di kantor Nielsen, Jakarta. Ia mempunyai tekad yang kuat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya sebelum waktunya tiba.
Bagaimanakah kisah Iwan selanjutnya? Bagaimana mungkin anak sopir truck bisa bekerja di New York, Amerika?
Buku ini membuktikan betapa besarnya efek pendidikan dengan kehidupan. Buku yang sangat menarik dibaca untuk kalangan muda. Buku dengan alur maju dan mundur ini susah sekali untuk menebak kisah apa yang terjadi selanjutnya. Kita harus membacanya dari awal hingga akhir untuk mengerti cerita inspiratif Iwan tersebut.
Buku yang memadukan antara bahasa Indonesia, jawa dan inggris ini juga menjadi kelebihan buku ini. Tapi bagi siswa SMP sepertiku, sepertinya sedikit sulit memahami kalimat-kalimat yang menggunakan bahasa inggris, karena banyak vocab yang belum aku mengerti.

Ditulis Oleh : Shoffan Anbiya Khalifatudin // 4:18 PM
Kategori:

0 komentar:

 

Blogger news

Blogroll

Powered by Blogger.